STIA SAWEU SIKULA

whatsapp-image-2017-01-12-at-6-19-49-pm

BEM Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe periode 2016-2017 untuk perdana sekalinya dimasa jabatannya ikut dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi STIA Saweu Sikula. Kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi ilmu pengetahuan dengan siswa-siswa di sekolah dan pada kegiatan ini, perwakilan dari BEM STIA Nasional Lhokseumawe ikut hadir Ketua BEMnya Defrul Miraza melakukan sosialisasi sekolah tepatnya di MAN Matangkuli.

Dalam acara sosialisasi tersebut, BEM STIA Nasional Lhokseumawe didampingi oleh Polres Aceh Utara, Dinas Syariat Islam, Satpol PP, dan Wwhatsapp-image-2017-01-12-at-6-19-46-pmH. Kegiatan sosialisasi ke MAN MatangKuli pada hari Kamis 12 Januari 2017 pukul 9.00 WIB. Ada beberapa materi yang disampaikan oleh perwakilan masing-masing, perwakilan STIA menyampaikan tentang Peran Pemuda dalam Berbangsa dan Bernegara.

whatsapp-image-2017-01-12-at-6-20-10-pmSetelah melakukan kegiatan sosialisasi ini, BEM STIA Nasional Lhokseumawe berharap bisa lebih banyak berbagi lagi sama siapapun.

SEMINAR PENDIDIKAN “Komunikasi Hebat dalam Upaya Menciptakan Pelayanan Prima Oleh Azwar, S. Psi., Cht., M. Psi”

Perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa terkadang menimbulkan opini atau pendapat pelanggan yang berbeda-beda terkait dengan kepuasan yang mereka dapatkan setelah menggunakan jasa perusahaan tersebut, karena jasa hanya dapat dirasakan manfaatnya, tidak seperti produk barang yang dapat dilihat oleh mata, sehingga persepsi pelanggan setelah menggunakan jasa dari sebuah perusahaan dapat berbeda-beda. Selain produk jasa yang disediakan oleh perusahaan kepada pelanggan, dengan pelayanan yang prima maka pelanggan merasa dihargai dan direspon dengan baik oleh perusahaan terkait dengan kebutuhan, keinginan maupun keluhan-keluhan yang dirasakan pelanggan.

Bila pelayanan yang diberikan oleh sebuah perusahaan tidak dilakukan dengan maksimal dan juga kualitas komunikasi interpersonal yang disampaikan tidak baik maka akan mempengaruhi kepuasan dari pelanggan dalam menggunakan jasa dari perusahaan tersebut yang pada akhirnya akan mempengaruhi citra atau images di masyarakat luas.

Pelayanan yang prima dapat dilihat dari perilaku yang hangat, lembut dan juga responsif saat melayani pelanggan maupun dari segi komunikasi yang jelas. Maka dari itu diperlukan suatu standar dalam pelayanan sehingga karyawan dapat mengerti yang harus dilakukan terkait dengan melayani pelanggan baik dari segi perilaku dan juga komunikasi, karena karyawan khususnya frontliner merupakan garda terdepan yang bertemu dan berkomunikasi langsung dengan pelanggan maka kualitas komunikasi interpersonal sangat penting dimiliki oleh karyawan perusahaan tersebut untuk meningkatkan kepuasan dari pelanggan perusahaan tersebut.

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator (sumber) kepada komunikan (penerima) melalui media, selain itu komunikasi diperlukan untuk berinteraksi baik secara individu maupun kelompok agar informasi dapat diterima dengan jelas sehingga berdampak pada berubahnya kognisi, afeksi maupun perilaku bagi penerima pesan.

SEMINAR SOSIALISASI NARKOBA OLEH DINKES KESEHATAN LHOKSEUMAWE

Narkoba adalah suatu zat kimiawi yang mampu mengubah, pikiran, perasaan, fungsi mental dan perilaku seseorang. Bahaya dari narkoba akan terjadinya perubahan pola hidup pada si penderita, menurunnya produktivitas, mengganggu ketertiban dan ketentraman umum dan yang paling fatal adalah kematian disertai tidak selamat iman pada waktu meninggal. Adapun dampak negatif dari narkoba ialah organ tubuh menjadi rusak, perubahan sikap dan mental, masa depan suram, berpotensi terjerumus tindak kriminal dan kematian akibat overdosis. Awal kecanduan dikarenakan stres berat, untuk melupakan masalah, mencari jalan keluar yang salah, terpengaruh oleh teman, ikut-ikutan, coba-coba dan ingin di anggap keren atau gaya jika memakai obat-obatan terlarang.

Dalam rangka memelihara dan meningkatkan ketentraman serta ketertiban masyarakat maka diperlukan upaya yang berkesinambungan dari berbagai pihak. Pentingnya seminar sosialisasi penyalahgunaan narkoba di tingkat para remaja akan sangat membantu mereka untuk mengantisipasi agar tidak terlibat dan terpengaruhi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Disisi lain adanya bantuan penyuluhan dari Dinas Kesehatan (DINKES) Kota Lhokseumawe dalam sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba sangat membantu khususnya para mahasiswa di Sekolah Tinggi (STIA) Nasional Lhokseumawe agar lebih dekat dalam mengenal bahaya narkoba dan dampak lainnya dalam kehidupan serta bisa mengantisipasinya.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) membentuk panitia untuk mempersiapkan kegiatan atau sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (DINKES) Lhokseumawe dengan mengangkat tema “Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba”. Adapun peserta adalah mahasiswa dari STIA Lhokseumawe dan STIA Lhoksukon serta civitas akademika. Peserta yang ditargetkan pada awalnya sebanyak 35 orang namun yang hadir melebihi. Pemateri sendiri berasal dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dengan didampingi beberapa pendamping lainnya yang juga berasal dari kantor yang sama. Acara berjalan dengan lancar sesuai yang diinginkan.

STIA PEDULI PIDIE JAYA

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak Bumi (lempeng Bumi). Bencana15433774_1181474371889606_8575579251903832492_n gempa melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Indonesia, pada tanggal 7 Desember 2016, berkekuatan 6,5 skala richter pukul 5.03.36 Waktu Indonesia Barat.
Informasi dari BMKG, gempa terjadi pada pukul 05:03 WIB. Pusat gempa berada di timur laut Kabupaten Pidie dengan kedalaman pusat gempa 10 kilometer. Dari hasil monitoring BMKG, gempa bumi susulan sudah terjadi sebanyak 10 kali. Gempa sangat kuat dirasakan selama lima belas detik di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Pidie. Gempa juga dirasakan di beberapa wilayah sekitar, seperti Aceh Besar, Banda Aceh, hingga Sabang. Meski gempa bumi tidak berpotensi tsunami, sejumlah bangunan dikabarkan rusak dan hancur (Kompas, TV).

15541954_1181475218556188_8086122811841099081_n

Dalam hitungan jam, kabar kehancuran dan kondisi masyarakat korban gempa sudah diberitakan oleh media massa terutama online, televisi dan radio keseluruh penjuru tanah air. Liputan ini berlangsung terus, seiring munculnya aksi tanggap darurat dan kedermawanan.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nasional Lhokseumawe tergerak untuk turut membantu korban gempa atas bencana dan musibah yang menimpa masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya. Setelah mengadakan rapat antara BEM dan perwakilan

15542338_1181474471889596_6659370362258809777_n

Komisaris dari ruangan masing-masing yang berada di STIA Nasional Lhokseumawe maka penggalangan dana dilakukan dengan cara:

  1. Sumber dana dari setiap mahasiswa STIA Lhokseumawe dan STIA Lhoksukon
  2. Para Civitas Akademika STIA Nasional Lhokseumawe
  3. Dari masyarakat beberapa toko, masyarakat Kota Lhokseumawe dan Lhoksukon

Untuk hari pertama penggalangan dana, mahasiswa mencoba mendirikan posko bantuan STIA Peduli Pidie Jaya didepan kampus STIA Nasional Lhokseumawe, sementara yang lainnya mencoba menggalang dana di pasar impres Lhokseumawe, berlanjut ke pasar Pusong dan pasar Cunda. Respon positif didapatkan dari masyarakat dan dukungan penuh juga diberikan oleh mereka. Hari kedua penggalangan dana dibagi menjadi 2 titik, satu titik masih di Lhokseumawe dan satu titiknya lagi dilanjutkan ke Lhoksukon, setelah menggalang dana di kampus STIA B Lhoksukon, bekerja sama dengan mahasiswa lainnya, kegiatan penggalangan dana menuju ke pasar Lhoksukon dan tempat-tempat lainnya. Ada beberapa tempat yang di jangkau, di antaranya:

  1. Toko-toko di Sp. Rangkaya
  2. Toko-toko di Matangkuli
  3. Toko-toko Sp. Cibrek
  4. dan toko-toko lainnya.

Kegiatan penggalangan dana dilaksanakan selama seminggu lamanya. Dari hasil penggalangan dana, ada beberapa masyarakat yang tidak hanya memberikan bantuan bersifat materi melainkan juga ada sebagiannya yang menyumbangkan pakaian, telur dan juga berupa mie instant. Hari terakhir dana di galang di kampus STIA A Nasional Lhokseumawe, dana kembali digalang secara keseluruhan dari para mahasiswa.

Setelah dana terkumpulkan, panitia didampingi penanggung jawab dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ibu Safrida, S. Sos untuk membeli sembako-sembako yang akan di bawakan untuk bantuan gempa yang berada di Kab. Pidie Jaya. Sembako yang d beli merupakan hasil komunikasi antara pihak STIA Nasional Lhokseumawe dengan pihak koordinator bantuan gempa yang berada di lokasi. Alhasil, belanjaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat korban gempa Pidie Jaya.

Keberangkatan menuju Pidie Jaya tepatnya pada hari Minggu, 19 Desember 2016 tepatnya pukul 7.00 WIB dari Kampus STIA Nasional Lhokseumawe. Setelah melewati beberapa persiapan dan keadaan yang tidak terduga, akhirnya keberangkatan ke Pidie Jaya berubah waktu menjadi pukul 10.00 WIB.

Semoga tidak hanya kegiatan ini saja yang bisa terlaksanakan, STIA Peduli dan juga ada untuk semua. Tetap jaya STIA dalam kebaikan.